Amalkansebelum terlambat. Untuk menghindarkan diri dari sihir atau ilmu pukau, lakukan amalan berikut setiap hari: Baca doa berikut: "Dengan nama Allah, tidak akan berlaku kemudaratan di samping nama-Nya itu, sesuatu yang turun dari langit atau dari bumi, dan Dialah Allah yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.". 2.
- Untuk dapat terhindar dari kejahatan maling yang hendak masuk ke dalam rumah atau tempat usaha, serta dari gangguan jin jahat yang hendak mengganggu, maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Selain memperketat pengamanan dengan menambahkan kunci pada jendela dan pintu-pintu, seorang muslim pun diajarkan untuk selalu minta penjagaan dan pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala melalui doa. Ada doa atau amalan yang mudah dilakukan untuk dapat terhindar dari niat buruk pencuri atau maling kepada harta benda dan rumah kita. Merujuk pada laman ditulis bahwa Syekh Nawawi al-Bantani pada kitabnya Kasyifah al-Syaja, Syarh Safinah al-Naja mengutip amalan yang dipelajarinya dari Syekh Ahmad al-Shawi yakni membaca basmalah saat hendak tidur di malam hari sebanyak 21 kali بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Bismillahirrahmanirrahiim 21 X Artinya “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” Pada penjelasannya, disebutkan bahwa di antara keistimewaan atau khasiat basmalah adalah jika dibaca sebelum tidur 21 kali maka pada malam itu ia aman dari gangguan syetan, maling, kematian mendadak, dan berbagai petaka lain. Setelah membaca basmalah 21 kali maka lanjutkan dengan doa اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ دِيْنَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ Allahumma inna nastahfidhuka wa nastaudiuka dinana wa anfusana wa ahlana wa auladana wa amwalana wa kulla syai’in athaitana. Allahummaj alna fi kanfika wa amanika wa jiwarika wa iyadzika min kulli syaithanim marid wa jabbarin anid wa dzi ainin wa dzi baghyin wa min syarri kulli dzi syarrin innaka ala kulli syai’in “Ya Allah, kami memohon penjagaan kepada-Mu dan kami menitipkan kepada-Mu agama kami, diri, keluarga, anak-anak, harta, dan segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami. Ya Allah, jadikanlah kami dalam penjagaan-Mu, tanggungan-Mu, kedekatan-Mu, dan perlindungan-Mu dari gangguan setan, orang yang kejam, mata yang berniat jahat, orang zalim, dan dari keburukan apa pun yang membawa keburukan. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Doa agar terhindar dari kejahatan jin dan setan Rasulullah salallahu alaihi wassalam mengajarkan beberapa ayat dalam Al Qur’an yang menjadi perlindungan dari gangguan jin dan setan. Ayat tersebut kerap digunakan untuk terapi pengobatan islami terhadap sihir yakni ruqyah syar’iyah, serta juga dipakai sebagai amalan zikir sehari-hari untuk menghindar dari gangguan jin. Allah subhanahu wata’ala berfirman إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ {99} إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ “Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan setan hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah“. An Nahl / 16 99-100. Sehingga penting diingat untuk selalu mentauhidkan Allah saja, tidak melakukan perbuatan syirik atau menduakan Allah sebagai sembahan, dan bertawakkal hanya pada Allah untuk bisa terhindar dari gangguan jin dan setan. Nabi Saw berkata pada Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu “Wahai anak, sesungguhnya aku akan mengajarkanmu beberapa kalimat. Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu…” Maknanya adalah, sebagai muslim hendaknya selalu berusaha melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah semisal melakukan ibadah wajib sholat, puasa, zakat, dan ibadah sunnah seperti membaca Al Qur’anm infaq, sedekah dan lainnya. Juga meninggalkan hal yang dilarang oleh Allah karena menyebabkan dosa. Dengan begitu maka insya Allah, Allah SWT juga akan selalu menjaga diri dan keluarga kita. Berikut ayat-ayat Al Qur’an yang dimaksud, seperti dilansir laman Tafsir Web Al Fatihah بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. لْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ 1. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-ālamīn Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ 2. Ar-raḥmānir-raḥīm Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ 3. Māliki yaumid-dīn Yang menguasai di Hari Pembalasan. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ 4. iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ 5. ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm Tunjukilah kami jalan yang lurus , صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ 7. ṣirāṭallażīna an’amta alaihim gairil-magḍụbi alaihim wa laḍ-ḍāllīn yaitu Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Al Fatihah adalah surat pertama dalam Al Qur’an yang mengandung banyak makna meliputi aqidah yakni mengesakan Allah, ibadah yakni hanya Allah saja yang berhak disembah dan diibadahi, syariah, dan keyakinan atas hari kiamat yang hanya Allah saja yang berkuasa. Juga dalam surat Al Fatihah terkandung permohonan pertolongan hanya pada Allah, yang menggambarkan betapa pentingnya surat ini karena mencakup seluruh isi Al Qur’an. Ayat Kursi ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ Bacaan latin "Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal aliyyul adziiim” Artinya “Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” QS. Al Baqoroh 255 3 Ayat terakhir surat Al Baqarah 284-286 لِّلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ ٱللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ Arab-Latin lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdụ mā fī anfusikum au tukhfụhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu'ażżibu may yasyā`, wallāhu 'alā kulli syai`ing qadīr Al-Baqarah 284 Terjemah Arti Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ Arab-latin Amanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami'nā wa aṭa'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr Al Baqarah 285 Artinya Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Mereka mengatakan "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan "Kami dengar dan kami taat". Mereka berdoa "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali" لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ Arab-Latin Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn Al Baqarah 286 Artinya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya. Mereka berdoa "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir" Surat Al Ikhlas 3 Kali بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Bismillahirrohmanirrohiim قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ qul huwallāhu aḥad اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ allāhuṣ-ṣamad لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ lam yalid wa lam yụlad وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad Terjemahan Katakanlah Muhammad, "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." Surat An Naas 3 Kali بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Bismillahirrohmanirrohiim قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ qul a'ụżu birabbin-nās مَلِكِ النَّاسِۙ malikin-nās اِلٰهِ النَّاسِۙ ilāhin-nās مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ min syarril-waswāsil-khannās الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ minal-jinnati wan-nās Artinya Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia."Surat Al Falaq 3 Kali بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Bismillahirrohmanirrohiim قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ qul a'ụżu birabbil-falaq مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ min syarri mā khalaq وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ wa min syarri gāsiqin iżā waqab وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad Artinya Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh fajar, dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul talinya, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." - Pendidikan Kontributor Cicik NovitaPenulis Cicik NovitaEditor Yulaika Ramadhani BacaSurah An-nas. (1) Katakanlah (wahai Muhammad): Aku berlindung kepada (Allah) Pemelihara sekalian manusia. (2) Yang Menguasai sekalian manusia, (3) Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia, (4) Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam, (5) Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia, (6) (Iaitu - Semenjak viralnya aksi pesulap merah membongkar dan menantang praktek dan pelaku dukun di Indonesia. Banyak yang mengaku dukun unjuk kekuatan untuk membuktikan kekuatan yang mereka miliki. Sebagai umat islam kita tentu perlu memohon perlindungan kepada Allah dari segala macam bentuk kesesatan. Baca Juga Anda Sering Menkonsumsi Micin Atau MSG? Awas! 6 Bahaya MSG Ini Mengintai Tubuh Manusia عن ابن عباس رضي الله عنهما أنَّ رَسُول الله - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يقول اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَليْك تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ. اللَّهُمَّ أعُوذُ بعزَّتِكَ؛ لاَ إلهَ إلاَّ أَنْتَ أَنْ تُضِلَّني، أَنْتَ الحَيُّ الَّذِي لاَ تَمُوتُ، وَالجِنُّ والإنْسُ يَمُوتُونَ». مُتَّفَقٌ عَلَيهِ Dari sahabat Ibnu Abbas radhiyallaahu anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَليْك تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ. اللَّهُمَّ أعُوذُ بعزَّتِكَ؛ لاَ إلهَ إلاَّ أَنْتَ أَنْ تُضِلَّني، أَنْتَ الحَيُّ الَّذِي لاَ تَمُوتُ، وَالجِنُّ والإنْسُ يَمُوتُونَ Allaahumma laka aslamtu, wabika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa-ilaika anabtu, wabika khaashamtu. Alllaahumma innii a’uudzu bi izzatika, laa ilaaha anta an tudhillanii, antal hayyulladzi laa tamuutu, wal jinnu wal Onsu yamuutuun. Baca Juga Khutbah Jumat Tentang Dzikir, Manfaat Berdzikir, Lengkap dengan Teks Arab dan Doa Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dan untuk-Mu aku bermusuhan. Ya Allah, sungguh aku berlindung dengan kemahaperkasaan-Mu, tidak ada ilah yang haq kecuali Engkau, dari Engkau menyesatkanku. Engkau Maha Hidup dan tidak mati, sedangkan jin dan manusia mereka pasti akan mati. _HR. Bukhari, Bab Tahajjud bil Lail, no. 1120 & Muslim, Kitab Dzikir wad Du’a, no. 2717._FAEDAH HADIST 1️⃣ Wajib bertawakal kepada Allah semata, karena Dia disifati dengan berbagai sifat kesempurnaan, sehingga hanya Dia semata yang semua perkara disandarkan kepada-Nya. Baca Juga Khutbah Jumat Tentang Dzikir, Manfaat Berdzikir, Lengkap dengan Teks Arab dan Doa 2️⃣ Semua hal selain Allah akan binasa, oleh karena itu mereka tidak berhak disandarkan suatu masalah kepadanya. 3️⃣ Disukai meneladani Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pada kalimat ini yang mencakup mencukupi kebutuhan dan membatasi meninggalkan kalimat yang tidak diperlukan, yang mengungkapkan kejujuran iman dan puncak keyakinan. 4️⃣ Penyerahan diri secara total, selalu kembali dan hanya berharap pada Allah Yang Maha Kuasa, siapa yang merasa mulia tanpa pertolongan Allah Ta’ala, jadilah ia hina. Baca Juga Terlalu Sibuk Hingga Tidak Sempat Berdzikir dan Berdoa? Lakukan Hal Ini 5 Menit Saja Dalam Sehari Siapa yang meminta petunjuk pada selain-Nya, maka ia tersesat, sebaliknya yang berpegang teguh dengan tali agama Allah Ta’ala, maka ia menjadi mulia dan sejatinya telah berpegang teguh dengan tali yang amat kokoh. 5️⃣ Allah Ta’ala Maha Hidup sesuai dengan kesempurnaan dan keagungan-Nya. Manusia dan jin semuanya bakal mati tanpa terkecuali. Wallahu Ta’ala A’lam. Referensi Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin rahimahullah dan Kitab Bahjatun Naadziriin Syarh Riyaadhish Sholihiin karya Syaikh Salim bin Ied Al Hilaliy.*** Jadiagar selamat dari sihir ilmu hitam adalah yang pertama perkuat iman. 11 Amalan Doa Perlindungan Diri dan Benteng Kehidupan. Doa-doa ini bukan sahaja dapat melindungi diri kita dari gangguan jin yang berada di luar tubuh malah ia juga dapat melindungi diri kita dari gangguan jin yang berada di dalam tubuh badan kita dengan izin Allah